Situbondo,Pemangkarnews.com || Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besuki menegaskan komitmennya dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat untuk menjaga keselamatan pasien dan tenaga medis.
Hal ini disampaikan oleh Direktur RSUD Besuki, dr. Imam Hariyono, Minggu (23/2/2025).
Menurut dr. Imam, insiden tenaga medis yang tertusuk jarum saat menangani pasien dengan HIV merupakan kecelakaan kerja yang bisa terjadi di dunia medis. Namun, RSUD Besuki telah menangani insiden ini dengan cepat dan sesuai protokol yang berlaku.
"Kami memiliki SOP yang ketat dalam menangani kejadian seperti ini. Pemeriksaan laboratorium dilakukan secara berkala, dan tenaga medis yang terdampak mendapat terapi yang sesuai dengan standar kesehatan," ujar dr. Imam.
Sejak ada laporan ke Direktur RSUD Besuki, dirinya langsung memberikan penanganan kepada tenaga medis yang bersangkutan. Dua dokter spesialis telah melakukan pengawasan medis secara intensif, termasuk pemeriksaan laboratorium dan terapi pencegahan guna meminimalisir risiko yang mungkin timbul.
RSUD Besuki juga memastikan bahwa setiap prosedur medis yang dilakukan di rumah sakit selalu mengedepankan keselamatan pasien dan tenaga kesehatan. Selain itu, RSUD Besuki juga menjaga penuh kerahasiaan identitas pasien dan berpegang teguh pada prinsip etika medis yang melindungi data pribadi pasien dari penyebaran informasi yang tidak perlu.
"Kami ingin menegaskan bahwa RSUD Besuki menjaga penuh kerahasiaan identitas pasien. Tidak ada informasi medis yang bisa diakses tanpa kewenangan yang sah," kata dr. Imam.
Dengan komitmen yang kuat terhadap keselamatan dan profesionalisme, RSUD Besuki terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Situbondo dan sekitarnya.
Red_182